welcome to my blog

Efek Blog

Kamis, 24 Maret 2016

Germany

Germany

Next
Facts & Figures
Map of Germany
Map of Germany
President: Joachim Gauck (2012)
Chancellor: Angela Merkel (2005)
Land area: 135,236 sq mi (350,261 sq km); total area: 137,846 sq mi (357,021 sq km)
Population (2014 est.): 80,996,685 (growth rate: –0.18%); birth rate: 8.42/1000; infant mortality rate: 3.46/1000; life expectancy: 80.44
Capital and largest city (2011 est.): Berlin (capital since Oct. 3, 1990), 3.462
Other large cities: Hamburg, 1.796 million; Munich, 1.364; Cologne, 1.006 million
Monetary unit: Euro (formerly Deutsche mark)
More Facts & Figures
Flag of Germany
Index
  1. Germany Main Page
  2. The Rise of Bismarck and the Birth of the Second German Reich
  3. Adolf Hitler and WWII
  4. Post-War Germany Is Disarmed, Demilitarized, and Divided
  5. Federal Republic of Germany
  6. Democratic Republic of Germany
  7. Berlin Wall Falls, Germany Reunifies
  8. Centrist Gerhard Schroder Elected Chancellor
  9. Germany's Unemployment Rate Reaches 12%
  10. Germany Takes Major Role in Managing Euro Debt Crisis
  11. New Island Emerges Off the Coast
  12. Merkel Elected to a Third Term; Spying Scandals Sour Relationship with U.S.

Geography

Located in central Europe, Germany is made up of the North German Plain, the Central German Uplands (Mittelgebirge), and the Southern German Highlands. The Bavarian plateau in the southwest averages 1,600 ft (488 m) above sea level, but it reaches 9,721 ft (2,962 m) in the Zugspitze Mountains, the highest point in the country. Germany's major rivers are the Danube, the Elbe, the Oder, the Weser, and the Rhine. Germany is about the size of Montana.

Government

Federal republic.

History

The Celts are believed to have been the first inhabitants of Germany. They were followed by German tribes at the end of the 2nd century B.C. German invasions destroyed the declining Roman Empire in the 4th and 5th centuries A.D. One of the tribes, the Franks, attained supremacy in western Europe under Charlemagne, who was crowned Holy Roman Emperor in 800. By the Treaty of Verdun (843), Charlemagne's lands east of the Rhine were ceded to the German Prince Louis. Additional territory acquired by the Treaty of Mersen (870) gave Germany approximately the area it maintained throughout the Middle Ages. For several centuries after Otto the Great was crowned king in 936, German rulers were also usually heads of the Holy Roman Empire.
By the 14th century, the Holy Roman Empire was little more than a loose federation of the German princes who elected the Holy Roman Emperor. In 1438, Albert of Hapsburg became emperor, and for the next several centuries the Hapsburg line ruled the Holy Roman Empire until its decline in 1806. Relations between state and church were changed by the Reformation, which began with Martin Luther's 95 theses, and came to a head in 1547, when Charles V scattered the forces of the Protestant League at Mühlberg. The Counter-Reformation followed. A dispute over the succession to the Bohemian throne brought on the Thirty Years' War (1618–1648), which devastated Germany and left the empire divided into hundreds of small principalities virtually independent of the emperor.
Next: The Rise of Bismarck and the Birth of the Second German Reich
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Georgia Countries Ghana
  • Infoplease Tools
    • Calculator
    • Spelling Checker
    • Place Finder
    • Distance Calculator
    • Periodic Table
    • Conversion Tool
    • Perpetual Calendar
    • Year by Year
    • Homework Help
    • Factmonster LogoFact Monster
 

Popular Areas

  • Year-by-Year
  • Encyclopedia
  • Dictionary
  • 50 States
  • Thesaurus
  • Country Profiles
  • Atlas
  • Homework Center

Infoplease Tools

  • Calculator
  • Place Finder
  • Spelling Checker
  • Conversion Tool
  • Distance Calculator
  • Perpetual Calendar
  • Periodic Table
  • Cite

Family Education Network

  • Funbrain Jr. - Preschool & Pre-K
  • Funbrain - K-8 Games for Kids
  • Poptropica - Virtual World for Kids
  • FamilyEducation - Parenting Advice
  • TeacherVision - Teacher Resources

About Infoplease,
Part of Family Education Network
  • RSS
  • Terms of Use*
  • Contact
  • Privacy**
  • Link to Us
  • Site Map
  • Advertise with
    Infoplease
  • Partnerships

  • * Updated 10/2015
    ** Updated 10/2015
© 2000–2016 Sandbox Net
Diposting oleh Unknown di 02.02 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Contoh makalah

Contoh makalah - Makalah adalah sebuah karya tulis ilmiah yang di buat guna membahas sebauh permasalahan tertentu sebagai hasil dari sebuah kajian lapangan maupun kajian pustaka dimana biasanya makalah ini di buat dan di susun untuk memenuhi tugas tugas tertentu, baik itu berupa tugas akademik maupun non akademik. Jikalau kita di SMA atau di dunia perkuliahan bahkan di SMP maka pasti kita pernah disuruh ataupun diberi tugas oleh guru atau dosen untuk membuat suatu makalah. (Baca : Contoh kata pengantar makalah)

Bagi sobat yang ingin membuat makalah langsung saja simak contoh makalah bahasa indonesia yang berjudul “Pantun”.

Contoh makalah bahasa indonesia

KATA PENGANTAR


       Rasa syukur yang dalam penulis sampaikan kehadirat ALLAH SWT, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya makalah ini dapat penulis selesaikan sesuai yang diharapkan. Dalam makalah ini penulis akan membahas mengenai “PANTUN”

       Makalah ini dibuat dalam rangka mengikuti Perlombaan Makalah tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) tahun 2015 yang diadakan oleh pemerintah setempat. Penulis sangat menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Meskipun penulis telah berusaha melakukan yang terbaik dalam penulisan makalah ini, karenanya kritik dan saran sangat penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini.

       Dalam proses penulisan makalah ini penulis banyak menerima bantuan dari berbagai pihak:


Ø  Kepada kerabat yang telah mendo’akan dan selalu mendukung penulis dalam kegiatan yang sedang dilakukan.

Ø  Kepada Bapak Kepala SMA Negeri 1 Binjai, Bapak Susianto, S.Pd, M.Si yang telah mendo’akan dan mendukung penulis dalam lomba makalah ini.

Ø  Kepada guru pembimbing penulis, Bapak Joyo Martono, S. Pd dan Ibu Yusnani, S. Pd yang telah membimbing penu;is dari  awal sampai selesainya makalah ini.

Ø  Kepada guru-guru yang mendo’akan dan mendukung penulis dalam lomba ini.

Ø  Kepada teman-teman yang juga mendukung penulis dalam lomba ini.

Hanya ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya penulis sampaikan, semoga Allah membalas semua kebaikan yang telah mereka lakukan dan makalah ini dapat memenuhi kreteria penjurian.

Semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca.


                                                                                           Singaraja, 8 Desember 2015


                                                                                                             Penulis


                                                                                                       ( Yusuf Putra )




DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR …………………….........................………....………................ i

DAFTAR ISI …………………………...................................................................... ii


BAB I PENDAHULUAN

A.       Latar Belakang Masalah …………..........................……....….…..…………….. 1

B.       Rumusan Masalah ………….............................……………....………………….. 3

C.       Tujuan Penulisan ……………………………..........................…....................... 3


BAB II PEMBAHASAN

A.       Pengertian Pantun ……………..…………….................................................... 4

B.       Ciri-Ciri Pantun  …….………..……………………………...............…………………. 5

C.       Pembagian Pantun …………………………………………..............…………………. 6

D.       Contoh Pantun ………………………………………………...............………………... 7


BAB III PENUTUP

A.       Kesimpulan …………………………………………………….................……………… 8

B.       Saran ……………………………………………………………...................…………….. 8

DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………............………………….. 9




BAB I


PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Masalah

      Hampir seluruh masyarakat Indonesia mengenal yang namanya pantun. Tapi banyak juga di antara kita yang belum mengenal pantun secara menyeluruh ataupun lebih mendalam. Yang diketahui sebagian orang hanyalah terdiri dari 4 baris, sudah seperti itu saja. Atau hanya digunakan dalam soal-soal dan acara-acara pernikahan ataupun acara-acara tertentu. Karena sebagian orang menganggap bahwa pembelajaran ataupun materi pembahasan tentang pantun tidaklah terlalu penting untuk dipelajari. Mereka beranggapan bahwa materi itu hanyalah pembahasan yang tidak enak dan tidak menyenangkan. Padahal pantun ini adalah salah satu jenis karya sastra yang begitu populer di kalangan masyarakat Indonesia, tidak heran sudah berjuta-juta orang membuat pantun yang beraneka ragam, unik dan menarik.

      Maka dari itu penulis tertarik dan merasa terpanggil untuk membahas secara singkat, jelas, dan padat mengenai pantun ini. Karena ini sebagai bekal bagi anak-anak muda dan remaja yang masih tahap belajar dan juga sebagai sumber ilmu serta pengetahuan bagi semua orang dan semua kalangan siapapun itu.


B.  Rumusan Masalah

      Apakah Sebenarnya Pantun Itu?

      Mengapa Perlu Untuk Mempelajari dan Mengetahui Tentang Pantun?

      Mengapa Pantun Adalah Pembelajaran yang Penting?


C.  Tujuan Penulisan

      Adapun penulisan dari makalah ini adalah sebagai berikut.

      1.   Untuk menambah ilmu dan pengetahuan bagi para pembaca seputar tentang pantun.

      2.   Untuk bekal bagi para anak-anak remaja khususnya yang masih bersekolah dalam pembelajaran mereka.

      3.   Untuk membangkitkan motivasi banyak orang dalam belajar tentang pantun.

      4.   Menambah minat banyak warga untuk mempelajari tentang kebahasaan.




BAB II


PEMBAHASAN


A. Pengertian Pantun

            Pantun adalah salah satu jenis karya puisi lama yang terdiri atas satu bait. Yang mana satu bait itu terdiri atas 4 larik. Rincian dari 4 baris tersebut yaitu larik pertama dan kedua merupakan sampiran sedangkan larik ketiga dan larik keempatnya merupakan isi. Rima dari larik pertama dan larik ketiga adalah sama, sedangkan rima dari larik kedua dan keempat adalah sama. Kemudian metrum ataupun jumlah suku kata yang sama adalah antara larik pertama dan larik ketiga yaitu Sembilan suku kata, sedangkan jumlah metrum larik kedua sama dengan jumlah metrum larik keempat yaitu sepuluh suku kata.


B.  Ciri-Ciri Pantun

            Sebagaimana layaknya karya sastra, pantun juga memiliki ciri-ciri tersendiri dan berbeda daripada karya sastra yang lainnya. Uniknya pantun bisa dibuat begitu mudah dan cepat, karena hanya terdiri dari 4 larik dan tidak banyak suku kata. Adapun ciri-ciri pantun adalah sebagai berikut ini.

      1. Jumlah larik ataupun baris setiap bait terdiri dari empat larik/baris.

      2. Jumlah suku kata tiap lariknya adalah terdiri atas delapan sampai dua belas suku kata.

      3. Adanya persama bunyi atau rima di akhir larik/barisnya yaitu a b a b.


C. Pembagian Pantun

            Pantun memiliki beberapa pembagian ataupun klasifikasinya, berdasarkan isinya, pantun dibedakan menjadi atas lima, yaitu:

      1. Pantun muda-mudi

      2. Pantun teka-teki

      3. Pantun jenaka

      4. Pantun anak-anak

      5. Pantun nasehat orangtua.


D. Contoh Pantun

            Berikut adalah contoh beberapa pantun.


      Kaki ayam beda sebelah

      Ayu ting-ting lagunya alamat

                        Rajin-rajinlah kamu beribadah

                        Niscaya kamu akan selamat


      Semalam kedatangan banyak tamu

      Tamunya terlalu banyak tanya

                        Orangtuamu begitu menyangimu

                        Maka sayangi jugalah keduanya

     

BAB III


PENUTUP


A.  Kesimpulan

            Dari pembahasan tentang makalah ini kita dapat menarik kesimpulan bahwa pantun merupakan salah satu karya sastra jenis puisi lama yang begitu indah dan sangat bagus, sehingga begitu menarik untuk dipelajari dan diperdalam oleh banyak orang.


B.  Saran

            Saran yang bisa disampaikan melalui  makalah ini adalah sebaiknya dan sudah sepatutnya bagi semua orang untuk mempelajarinya dan mengembangkannya, jangan hanya sekedar mengetahui nama tanpa mengenalnya.



DAFTAR PUSTAKA

      Daftar pustaka adalah sumber ataupun bahan yang kita jadikan referensi dalam menulis suatu makalah. Karena tulisan ini hanya sekedar contoh, maka penulis tidak mencantumkan ataupun membuat daftar pustaka. Tetapi untuk contohnya, penulis akan membuat contoh daftar pustaka dari sumber buku, koran ataupun majalah, dan internet.


Contoh Makalah Sumber Buku

Alex, Kevin. 1990. Intisari Sastra Bahasa Indonesia. Medan: Pustaka Gramedia Medan

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1990. Sastra Puisi. Jakarta: Balai Sedia Budi Pustaka.


Contoh Makalah Sumber Koran Ataupun Majalah

Kompas

Solopos

Tempo


Contoh makalah Sumber Internet

www.karyasastraindonesia.com

www.puisiindonesia.org

www.wikibukusastra.co.id


Semoga makalah bahasa indonesia yang sudah saya tulis di atas dapat memberi manfaat, utamanya bagi sobat yang ingin membuat makalah guna kebutuhan dalam menyelesaikan tugas tugas sekolah atau kuliah. Selamat membuat makalah dan terimakasih sudah berkunjung di blog contohdaftarfacebookbuatemail.com

WARNING...!!!

Blog ini di lindungi DMCA PROTECTED
Mohon untuk tidak mengcopy artikel ini untuk keperluan blog tanpa mencantumkan
LINK SUMBER
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook
21.26.00Yusuf PutraContoh Makalah, MakalahNo comments

Related Posts:

  • Contoh Makalah Bahasa Indonesia Yang Baik dan Benar Contoh makalah - Makalah adalah sebuah karya tulis ilmiah yang di buat guna membahas sebauh permasalahan tertentu sebagai hasil dari sebuah kajian lapangan maupun kajian pustaka dimana biasanya makalah ini di buat dan di sus… Read More
  • Pengertian Makalah | Cara Membuat Makalah Yang Baik dan Benar Pengertian Makalah - Sepertinya hampir orang-orang yang pernah belajar bahasa Indonesia sudah mengetahui apa itu makalah meskipun hanya dalam bentuk sempit dan tidak menyeluruh, sebagian orang berpendapat bahwasannya makalah… Read More
← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar

Sorry om,,, Cuman koment RELEVAN en kaga' ada link aktifnya yang ane publis...

Wajib BACA...!!!

Cara Buat Email Gmail & Yahoo

Artikel Populer

  • Daftar Facebook Baru 2016 Bahasa Indonesia | Cara Buat Akun Facebook
  • Cara Ganti Kata Sandi Akun Google / Merubah Password Gmail
  • Daftar Instagram | Cara Membuat Akun Instagram
  • Contoh Pidato Perpisahan Sekolah Yang Singkat dan Jelas
  • Cara Langsung Masuk Facebook Lewat HP/Android dan Laptop
  • Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah Yang Baik dan Benar
  • Cara Buka Akun Facebook yang Lupa Kata Sandi (password)
  • Contoh Makalah Bahasa Indonesia Yang Baik dan Benar
  • Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah dan Bangunan
  • Daftar Facebook di Hp/Android | Cara Membuat FB Tanpa Email

Tutorial Cara Daftar

  • Daftar gmail @google
  • Daftar akun facebook
  • Daftar akun instagram
  • Daftar twitter
  • Daftar facebook dengan nomor HP
  • Daftar yahoo
  • Daftar line
  • Daftar facebook tanpa email
  • Daftar hotmail
  • Daftar facebook di android
  • Daftar gmail
  • Daftar facebook baru
  • Buat Email
  • Daftar BBM
  • Daftar instagram

Cara Buat Akun

Buat facebook 
Buat email gmail 
Buat email yahoo 
Buat ID BBM 
Buat akun instagram 
Buat facebook di android 
Buat akun facebook 
Buat akun instagram 
Buat email 
Buat facebook baru

Artikel Tutorial Email

  • Cara mengirim email gmail di android
  • Cara buat email gmail & yahoo
  • Cara daftar email GMAIL
  • Cara buka email yahoo lupa kata sandi
  • Cara ganti password email gmail
  • Cara daftar email yahoo
  • Cara mengirim email di yahoo
  • Cara mengirim email di gmail
  • Daftar email gmail di HP/Android
  • Cara buka email gmail lupa kata sandi

Label

Aplikasi & Android
Artikel Bebas
Cara Daftar
Contoh Makalah
Contoh Pidato
Contoh Proposal
Contoh Surat
Contoh Teks
Email
Tutorial Facebook
Makalah
Media Sosial
Tutorial Blog

Facebook Like

Fanspage Facebook Powered By
www.contohdaftarfacebookbuatemail.com
Sejuta Mimpi
@ Sejuta Mimpi
Contact Us | Disclaimer | Privacy Policy
Diposting oleh Unknown di 02.00 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Negara berkembang

Negara berkembang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
  Ekonomi maju
  Ekonomi awal dan berkembang (tidak kurang maju)
  Ekonomi awal dan berkembang (kurang maju)
Klasifikasi oleh IIMF dan PBB
Negara industri baru pada tahun 2013
Peta dunia yang memperlihatkan Indeks Pembangunan Manusia menurut Kuartil (berdasarkan data 2010, diterbitkan 4 November 2010)[1]
  Sangat tinggi
  Tinggi
  Sedang
  Rendah
  tidak ada data
Negara berkembang adalah istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan suatu negara dengan kesejahteraan material tingkat rendah. Karena tidak ada definisi tetap negara berkembang yang diakui secara internasional, tingkat pembangunan bisa saja bervariasi di dalam negara berkembang tersebut. Sejumlah negara berkembang memiliki standar hidup rata-rata yang tinggi.[2][3]
Negara yang memiliki ekonomi yang lebih maju daripada negara berkembang lainnya, namun tidak sepenuhnya menampakkan tanda-tanda negara maju dikelompokkan dalam istilah negara industri baru.[4][5][6][7]

Daftar isi

  • 1 Definisi
  • 2 Pengukuran dan konsep pembangunan
  • 3 Kritik atas istilah 'negara berkembang'
  • 4 Daftar negara ekonomi awal dan berkembang
    • 4.1 Negara berkembang yang tidak terdaftar di IMF
    • 4.2 Daftar ekonomi berkembang yang sudah menjadi ekonomi maju (Empat Macan Asia dan negara Euro Baru)
  • 5 Lihat pula
  • 6 Catatan kaki
  • 7 Bacaan lebih lanjut
  • 8 Pranala luar

Definisi

Kofi Annan, mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, menetapkan negara berkembang sebagai "negara yang memperbolehkan seluruh warga negaranya menikmati hidup yang bebas dan sehat dalam lingkungan yang aman."[8] Namun menurut Divisi Statistik Perserikatan Bangsa-Bangsa:
Tidak ada konvensi resmi untuk penetapan negara atau wilayah "maju" dan "berkembang" dalam sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa.[3]
Selain itu mereka mengemukakan:
Penetapan "maju" dan "berkembang" hanya ditujukan untuk kemudahan statistik dan tidak mengekspresikan penilaian terhadap tahap-tahap yang telah dicapai suatu negara atau wilayah dalam proses pembangunannya.[9]
The UN also notes
Dalam kenyataannya, Jepang di Asia, Kanada dan Amerika Serikat di Amerika Utara, Australia dan Selandia Baru di Oseania, dan Eropa dianggap sebagai wilayah atau kawasan "maju". Dalam statistik perdagangan internasional, Persatuan Bea Cukai Afrika Bagian Selatan juga dianggap sebagai kawasan maju dan Israel sebagai negara maju; negara yang muncul dari bekas Yugoslavia dianggap sebagai negara berkembang; dan negara-negara di Eropa Timur dan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (kode 172) di Eropa tidak termasuk dalam wilayah maju ataupun berkembang.[3]
Pada abad ke-21, wilayah Empat Macan Asia asli[10] (Hong Kong,[10][11] Singapura,[10][11] Korea Selatan,[10][11][12][13] dan Taiwan[10][11]), bersama Siprus,[11] Malta,[11] dan Slovenia,[11] dianggap "negara maju".
Di sisi lain, menurut klasifikasi IMF sebelum April 2004, seluruh negara Eropa Timur (kecuali negara Eropa Tengah yang masih tergabung dalam "Eastern Europe Group" di PBB) juga bekas negara Uni Soviet (USSR) di Asia Tengah (Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Tajikistan dan Turkmenistan) dan Mongolia tidak dimasukkan dalam kawasan maju atau berkembang, namun disebut sebagai "negara transisi", mereka sekarang lebih dikenal (dalam laporan internasional) sebagai "negara berkembang".
IMF menggunakan sistem klasifikasi fleksibel yang memperhitungkan "(1) tingkat pendapatan per kapita, (2) diversifikasi ekspor sehingga eksportir minyak yang memiliki PDB per kapita tinggi tidak akan masuk dalam klasifikasi maju karena 70% barang ekspornya berupa minyak, dan (3) tingkat integrasinya ke dalam sistem keuangan global."[14]
Bank Dunia mengelompokkan negara-negara di dunia ke dalam empat kelompok pendapatan. Kelompok ini diatur setiap tahun pada tanggal 1 Juli. Ekonomi yang terbagi menurut pendapatan nasional per kapita 2008 menggunakan tingkatan pendapatan berikut:[15]
  • Negara pendapatan rendah memiliki PN per kapita US$975 atau kurang.
  • Negara pendapatan menengah bawah memiliki PN per kapita antara US$976 dan US$3.855.
  • Negara pendapatan menengah atas memiliki PN per kapita antara US$3.856 dan US$11.905.
  • Negara pendapatan tinggi memiliki PN per kapita lebih dari US$11.906.
Bank Dunia mengelompokkan semua negara berpendapatan rendah dan menengah sebagai negara berkembang namun menyatakan, "Penggunaan sebutan ini tujuannya adalah memudahkan; tidak ditujukan untuk menyatakan bahwa semua ekonomi dalam kelompok ini mengalami pembangunan yang sama atau ekonomi lain telah mencapai tahap akhir pembangunan yang dituju. Pengelompokkan menurut pendapatan nasional secara langsung tidak mencerminkan status pembangunan suatu negara."[15]

Pengukuran dan konsep pembangunan

Pembangunan suatu negara diukur dengan indeks statistik seperti pendapatan per kapita (per orang) (PDB), harapan hidup, tingkat melek aksara, dan lain-lain. PBB telah mengembangkan HDI, sebuah indikator statistik untuk mendorong tingkat pembangunan manusia di negara-negara yang terdata oleh PBB.
Negara berkembang umumnya adalah negara yang belum mencapai tingkat industrialisasi yang relatif terhadap penduduknya dan memiliki standar hidup menengah ke rendah. Terdapat korelasi kuat antara pendapatan rendah dan pertumbuhan populasi yang tinggi.
Istilah yang digunakan ketika membicarakan negara berkembang mengarah pada tujuan dan pembangunan negara-negara yang memakai istilah ini. Istilah lain yang kadang digunakan adalah negara kurang maju (LDC), negara ekonomi kurang maju (LEDC), "bangsa belum maju" atau bangsa Dunia Ketiga, dan "bangsa non-industri". Sebaliknya, ujung lain dari spektrum ini disebut negara maju, negara ekonomi sangat maju (MEDC), bangsa Dunia Pertama dan "bangsa industri".
Untuk mengurangi aspek eufemistik dari kata berkembang, organisasi internasional mulai memakai istilah negara ekonomi kurang maju (LEDC) untuk negara miskin yang dalam hal apapun tidak dapat disebut sebagai negara berkembang. LEDC adalah subset termiskin dari LDC. Penggunaan ini dapat menentang keyakinan bahwa seluruh dunia berkembang memiliki standar hidup yang sama.
Konsep bangsa berkembang dapat ditemukan (dalam satu istilah atau lain) di berbagai sistem teoretis yang memiliki beragam orientasi — misalnya, teori dekolonisasi, teologi pembebasan, Marxisme, anti-imperialisme, dan ekonomi politik.

Kritik atas istilah 'negara berkembang'

Ada berbagai kritik terhadap pemakaian istilah 'negara berkembang'. Istilah ini menekankan inferioritas sebuah 'negara berkembang' jika dibandingkan dengan sebuah 'negara maju' yang tidak disukai oelh banyak negara. Istilah ini seolah menekankan sebuah negara agar 'berkembang' mengikuti model pembangunan ekonomi tradisional 'Barat' yang tidak diikuti beberapa negara seperti Kuba.
Istilah 'berkembang' berarti mobilitas dan tidak mengakui bahwa pembangunan menurun atau tetap di sejumlah negara, terutama Afrika bagian selatan yang terkena dampak parah dari HIV/AIDS. Dalam beberapa kasus, istilah negara berkembang dapat dianggap sebagai eufemisme. Istilah ini berarti homogenitas antara negara-negara tersebut yang sangat beragam. Istilah ini juga berarti homogenitas di antara negara-negara tersebut ketika kekayaan (dan kesehatan) sebagian besar atau kecil kelompok utama sangat bervariasi.[butuh rujukan]
Umumnya, pembangunan memerlukan infrastruktur modern (fisik dan institusional), dan perpindahan dari sektor bernilai rendah seperti pertanian dan pengambilan sumber daya alam. Sebagai perbandingan, negara maju biasanya memiliki sistem ekonomi berdasarkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan stabil dalam sektor ekonomi tersier dan sektor ekonomi kuarter dan standar hidup material tinggi. Tetapi, ada pengecualian utama ketika beberapa negara yang dianggap maju memiliki banyak komponen industri primer dalam ekonomi nasional mereka, seperti Norwegia, Kanada, Australia. AS dan Eropa Tengah memiliki sektor pertanian yang sangat penting, keduanya adalah pemain penting dalam pasar pertanian internasional. Selain itu, pengambilan sumber daya alam dapat menjadi industri yang sangat menguntungkan (bernilai tinggi) seperti pengeboran minyak.

Daftar negara ekonomi awal dan berkembang

Berikut ini negara-negara yang dianggap sebagai ekonomi awal dan berkembang menurut Laporan Ekonomi Dunia Dana Moneter Internasional, April 2010.[16]
  •  Afghanistan
  •  Albania
  •  Aljazair
  •  Angola
  •  Antigua dan Barbuda
  •  Argentina
  •  Armenia
  •  Azerbaijan
  •  Bahama
  •  Bahrain
  •  Bangladesh
  •  Barbados
  •  Belarus
  •  Belize
  •  Benin
  •  Bhutan
  •  Bolivia
  •  Botswana
  •  Brazil
  •  Bulgaria
  •  Burkina Faso
  •  Burma
  •  Burundi
  •  Kamerun
  •  Tanjung Verde
  •  Republik Afrika Tengah
  •  Chad
  •  Chili
  •  Tiongkok
  •  Kolombia
  •  Komoro
  •  Republik Demokratik Kongo
  •  Republik Kongo
  •  Kosta Rika
  •  Côte d'Ivoire
  •  Kroasia
  •  Djibouti
  •  Dominika
  •  Republik Dominika
  •  Ekuador
  •  Mesir
  •  El Salvador
  •  Guinea Khatulistiwa
  •  Eritrea
  •  Estonia
  •  Ethiopia
  •  Fiji
  •  Gabon
  •  Gambia
  •  Georgia
  •  Ghana
  •  Grenada
  •  Guatemala
  •  Guinea
  •  Guinea-Bissau
  •  Guyana
  •  Haiti
  •  Honduras
  •  Hongaria
  •  Indonesia
  •  India
  •  Iran
  •  Irak
  •  Jamaika
  •  Yordania
  •  Kazakhstan
  •  Kenya
  •  Kiribati
  •  Kuwait
  •  Kyrgyzstan
  •  Laos
  •  Latvia
  •  Lebanon
  •  Lesotho
  •  Liberia
  •  Libya
  •  Lituania
  •  Makedonia
  •  Madagaskar
  •  Malawi
  •  Malaysia
  •  Maladewa
  •  Mali
  •  Kepulauan Marshall[17]
  •  Mauritania
  •  Mauritius
  •  Meksiko
  •  Federasi Mikronesia[17]
  •  Moldova
  •  Mongolia
  •  Montenegro
  •  Maroko
  •  Mozambik
  •  Namibia
  •  Nauru
  •  Nepal
  •  Nikaragua
  •  Niger
  •  Nigeria
  •  Oman
  •  Pakistan
  •  Palau[17]
  •  Panama
  •  Papua Nugini
  •  Paraguay
  •  Peru
  •  Filipina
  •  Polandia
  •  Qatar
  •  Rumania
  •  Rusia
  •  Rwanda
  •  Saudi Arabia
  •  Samoa
  •  São Tomé dan Príncipe
  •  Senegal
  •  Serbia
  •  Seychelles
  •  Sierra Leone
  •  Kepulauan Solomon
  •  Afrika Selatan
  •  Somalia
  •  Sri Lanka
  •  Saint Kitts dan Nevis
  •  Saint Lucia
  •  Saint Vincent dan Grenadines
  •  Sudan
  •  Suriname
  •  Swaziland
  •  Suriah
  •  Tajikistan
  •  Tanzania
  •  Thailand
  •  Timor-Leste
  •  Togo
  •  Tonga
  •  Trinidad dan Tobago
  •  Tunisia
  •  Turki
  •  Turkmenistan
  •  Tuvalu
  •  Uganda
  •  Ukraina
  •  Uni Emirat Arab
  •  Uruguay
  •  Uzbekistan
  •  Vanuatu
  •  Venezuela
  •  Vietnam
  •  Yemen
  •  Zambia
  •  Zimbabwe

Negara berkembang yang tidak terdaftar di IMF

  •  Kuba
  •  Korea Utara

Daftar ekonomi berkembang yang sudah menjadi ekonomi maju (Empat Macan Asia dan negara Euro Baru)

  •  Hong Kong (sebelum 1997)
  •  Singapura (sebelum 1997)
  •  Korea Selatan (sebelum 1997)
  •  Taiwan (sebelum 1997)
  •  Siprus (sebelum 2001)
  •  Libya (sebelum 2004)
  •  Slovenia (sebelum 2007)
  •  Malta (sebelum 2008)
  •  Republik Ceko (sebelum 2009)
  •  Slowakia (sebelum 2009)

Lihat pula

  • Negara industri baru
  • Dekolonisasi
  • Perkembangan ekonomi
  • Pembangunan berkelanjutan
  • Industrialisasi
  • G8
  • Bank Dunia
  • BRIC

Catatan kaki

  1. ^ Statistics | Human Development Reports (HDR) | United Nations Development Programme (UNDP)
  2. ^ Sullivan, Arthur; Steven M. Sheffrin (2003). Economics: Principles in Action. Upper Saddle River, New Jersey 07458: Pearson Prentice Hall. p. 471. ISBN 0-13-063085-3.
  3. ^ a b c "Composition of macro geographical (continental) regions, geographical sub-regions, and selected economic and other groupings (footnote C)". United Nations Statistics Division. revised 17 October 2008. Diakses tanggal 2008-12-30.
  4. ^ Paweł Bożyk (2006). "Newly Industrialized Countries". Globalization and the Transformation of Foreign Economic Policy. Ashgate Publishing, Ltd. ISBN 0-75-464638-6.
  5. ^ Mauro F. Guillén (2003). "Multinationals, Ideology, and Organized Labor". The Limits of Convergence. Princeton University Press. ISBN 0-69-111633-4.
  6. ^ Waugh, David (3rd edition 2000). "Manufacturing industries (chapter 19), World development (chapter 22)". Geography, An Integrated Approach. Nelson Thornes Ltd. pp. 563, 576–579, 633, and 640. ISBN 0-17-444706-X.
  7. ^ Mankiw, N. Gregory (4th Edition 2007). Principles of Economics. ISBN 0-32-422472-9.
  8. ^ G_05_00
  9. ^ United Nations Statistics Division- Standard Country and Area Codes Classifications (M49)
  10. ^ a b c d e East Asian Tigers
  11. ^ a b c d e f g IMF Advanced Economies List. World Economic Outlook, Database—WEO Groups and Aggregates Information, April 2009.
  12. ^ Korea, Republic of
  13. ^ FT.com / Asia-Pacific - S Korea wins developed-country status
  14. ^ "Q. How does the WEO categorize advanced versus emerging and developing economies?". International Monetary Fund. Diakses tanggal July 20, 2009.
  15. ^ a b "How we Classify Countries". World Bank. Diakses tanggal September 25, 2010.
  16. ^ IMF Emerging and Developing Economies List. World Economic Outlook Database, April 2010.
  17. ^ a b c World Economic Outlook, International Monetary Fund, April 2009, second paragraph, lines 9–11.

Bacaan lebih lanjut

  • Wardiyatmoko, K (2006). Geografi 3 untuk SMA Kelas XII. Jakarta: Erlangga. ISBN 979-781-740-7. (Indonesia)

Pranala luar

  • (Inggris) Daftar negara berkembang menurut Bank Dunia
Kategori:
  • Klasifikasi negara

Menu navigasi

  • Belum masuk log
  • Pembicaraan
  • Kontribusi
  • Buat akun baru
  • Masuk log
  • Halaman
  • Pembicaraan
  • Baca
  • Sunting
  • Sunting sumber
  • Versi terdahulu
  • Halaman Utama
  • Perubahan terbaru
  • Peristiwa terkini
  • Halaman baru
  • Halaman sembarang

Komunitas

  • Warung Kopi
  • Portal komunitas
  • Bantuan

Wikipedia

  • Tentang Wikipedia
  • Pancapilar
  • Kebijakan
  • Menyumbang
  • Hubungi kami
  • Bak pasir

Bagikan

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Cetak/ekspor

  • Buat buku
  • Unduh versi PDF
  • Versi cetak

Perkakas

  • Pranala balik
  • Perubahan terkait
  • Halaman istimewa
  • Pranala permanen
  • Informasi halaman
  • Item di Wikidata
  • Kutip halaman ini

Bahasa lain

  • العربية
  • Български
  • বাংলা
  • Bosanski
  • Català
  • کوردیی ناوەندی
  • Čeština
  • Dansk
  • Deutsch
  • Ελληνικά
  • English
  • Esperanto
  • Español
  • Eesti
  • Euskara
  • فارسی
  • Suomi
  • Føroyskt
  • Français
  • Gaeilge
  • עברית
  • हिन्दी
  • Hrvatski
  • 日本語
  • ქართული
  • Қазақша
  • 한국어
  • Latina
  • Lëtzebuergesch
  • Lietuvių
  • मराठी
  • Bahasa Melayu
  • Nederlands
  • Norsk nynorsk
  • Norsk bokmål
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Polski
  • Português
  • Rumantsch
  • Русский
  • Scots
  • Srpskohrvatski / српскохрватски
  • Simple English
  • Soomaaliga
  • Svenska
  • Kiswahili
  • தமிழ்
  • ไทย
  • Tagalog
  • Türkçe
  • Татарча/tatarça
  • Українська
  • اردو
  • Tiếng Việt
  • 中文
Sunting interwiki
  • Halaman ini terakhir diubah pada 15 Maret 2016, pukul 23.39.
  • Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi-BerbagiSerupa Creative Commons; ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk le
Diposting oleh Unknown di 01.59 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

mp3

animasi blog
Animasi Blog

mp3

Search

Blog Archive

  • ▼  2016 (30)
    • ▼  Maret (30)
      • Tim nasional sepak bola Indonesia
      • Germany
      • Contoh makalah
      • Negara berkembang
      • Argentina
      • Keadaan Ekonomi dan Sosial Budaya pada masa Orde Baru
      • Arsenal F.C.
      • Manchester United F.C.
      • Manchester City F.C
      • PS Barito Putera
      • Persita Tangerang
      • Sejarah Kebudayaan Indonesia
      • Sejarah Manusia Purba Di Indonesia
      • 7 Manusia Harimau
      • Mitra Kutai Kartanegara
      • Persipura Jayapura
      • Anime
      • Chelsea F.C
      • Paris Saint-Germain F.C
      • Liverpool F.C
      • A.S. Roma
      • Atlético Madrid
      • Stand-up comedy
      • Anak Jalanan
      • Arema Indonesia
      • A.C. Milan
      • Juventus F.C
      • Sriwijaya FC
      • FC Bayern München
      • barcelona

About Me

Unknown
Lihat profil lengkapku

Copyright Text

Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.